Rabu, 20 Mei 2009

8 HADIAH ISTIMEWAH


Bicara soal hadiah....!!!

Pernah ngase hadiah sama orang yang kita sayangi..??

Orang tua, sodara, sahabat, anak, istri, suami, atau kekasih yang anda sayangi, atau mungkin seseorang yang meski tidak terlalu sering, bahkan tidak pernah kita temui, tetapi tetap kita sayangi.8 HaDiaH iSTiMeWa

Seringkali hadiah yang bermakna bukanlah sebentuk materi yang seringkali tidak melahirkan kehangatan dalam jiwa si penerima. Sesungguhnya ada 8 hadiah yang tidak mahal karena tidak harus dibeli dengan uang, tetapi juga tidak murah karena tidak setiap orang bisa memilikinya, apalagi memberikannya kepada orang yang disayangi.

Jika kita mampu memberikan 8 hadiah ini, yakinlah, hadiah ini akan memberikan kehangatan dan rasa nyaman dalam hati orang yang kita sayangi :

1. KeHaDiRaN

Kehadiran orang yang dikasihi adalah hadiah yang tak ternilai harganya, kalaupun tidak dalam wujud sosok diri, paling tidak sapaan di telp, surat elektronik yang dikirimkan, atau apapun juga wujudnya yang bisa mewakili keberadaan kita.

Akan tetapi, kehadiran yang utuh, jasmani dan ruhani kita di sisi orang yang dikasihi jauh lebih memiliki arti, karena dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara utuh. Jadikan kehadiran kita sebagai hadiah istimewa bagi orang yang kita sayangi ...

hemmmm betapa sulit memberikan hadiah ini.

2. KeSeDiaAN uNTuK MeNDeNGaR

Sedikit sekali orang yang bisa memberikan hadiah ini,kebanyakan orang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan.

Perhatian yang tercurah pada setiap tutur kata yang diucapkan oleh orang yang kita sayangi, secara langsung telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati.

Tatap wajahnya, tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi, biarkan dia menuntaskan pembicarannya, ini dapat membantu kita memberikan tanggapan yang tepat setelah itu, tidak perlu berupa diskusi, sekedar ucapan terima kasih akan terdengar manis bagi dirinya.

3. DiAM

Seperti kata kata, diam juga adalah kekuatan, Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang.

Tapi lebih dari itu, diam juga bisa menunjukkan kecintaan, karena dengan diam kita telah memberikan ruang. Terlebih jika sehari hari kita gemar menasehati, mengatur, mengkritik, marah marah dan mengomeli.

4. MeMBeRi RuaNG

Mencintai seseorang, bukan berarti memberi kita hak untuk memiliki atau mengatur sepenuhnya kehidupan dirinya. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu
mengekangnya ??

Maknanya bukan dalam arti “bebas berbuat semaunya” akan tetapi dalam arti memberikan kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas sesuatu yang diputuskan
dan dilakukan !!

Cukup sulit untuk bisa memberikan hadian ini, karena terkadang rasa sayang berbalut dengan egoisme diri untuk memiliki dan menguasai.

Berbahagialah jika mampu memberikan hadiah ini, dan bersyukurlah jika telah menerima hadiah ini, jagalah jangan sampai hadiah bermakna ini menjadi malapetaka karena kelalaian dalam menjaganya.

5. MeNJaGa KeiNDaHaN

Siapa yang tidak bahagia, jika tiba” orang yang kita sayangi nampak lebih cantik dan tampan ?? Tampil cantik dan rupawan merupakan hadiah yang istimewa –jadi inget iklan Ponds age miracle- mungkin dalam konteks ini iklan itu berbicara hehehe

Di atas semuanya itu, keindahan watak, kebajikan dalam sikap, adalah keindahan yang sangat menakjubkan, karena itu semua lahir dari keindahan hati dan pemikiran.

6. TaNGGaPaN PoSiTiF

Tanpa disadari, seringkali kita memberikan tanggapan negatif terhadap tindakan atau pemikiran orang yang kita sayangi, seringkali tanggapan tersebut di balut dengan alasan “ini adalah wujud kasih sayang”, tetapi cobalah untuk jujur mengakui, benarkah demikian ??

Berapa kali dalam seminggu kita mengucapkan terima kasih, atas segala yang dilakukan orang yang kita cintai ?? Atau malah lebih sering mengkritiknya dengan alasan untuk kebaikan dirinya ??

Ingat ingat juga, pernahkah kita ungkapkan pujian dengan jelas dan tulus kepada orang yang kita cintai ?? Atau malah lebih sering memojokannya dengan mengekploitir kekurangan dirinya ??

Ucapan terima kasih dan pujian juga permintaan maaf, semuanya adalah sebentuk tanggapan positif, dan itu adalah hadiah yang sangat istimewa untuk orang yang kita
sayangi.

7. KeSeDiaAN MeNGaLaH

Tidak setiap masalah layak menjadi bahan pertengkaran, apalagi pertengkaran yang memuncak sampai kepada kondisi patah arang. Betapa sering pertengkaran terjadi hanya karena masalah sepele, salah persepsi, salah interpretasi, dan kurangnya komunikasi. Kadang, pertengkaran terjadi karena ketidak siapan untuk mengalah, bukankah jika demikian kita telah melakukan penindasan ???

Kesediaan untuk mengalah sesungguhnya dapat melunturkan sakit hati, dan mengajak menyadari bahwa tidak ada manusia sempurna yang luput dari khilaf dan lupa.

8. dan SeNYuMaN

Percaya atau tidak, senyuman yang tulus adalah sebuah kekuatan, bisa menjadi pencair kebekuan, pencerah suasana kemuraman, dan obat penenang hati yang
dilanda kegundahan. Senyuman juga sebuah isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita.

Kapan terakhir kita memberikan senyuman tulus pada orang yang kita sayangi ???


“Sudahkah delapan hadiah itu anda berikan kepada orang yang anda sayangi ???”
Jika sudah bersyukurlah, karena anda telah memberikan kehangatan, kenyamanan, dan ketenangan kepada orang yang anda sayangi.

Jika belum, berikanlah sesegera mungkin, karena kadang ada “keadaan” yang memaksa kita tidak bisa memberikan delapan hadiah tersebut secara utuh, bagaimanapun besarnya rasa sayang kita pada dirinya !!! Bukan karena kita tidak ingin memberikannya, akan tetapi ada “kondisi” yang memaksa kita tidak bisa memberikan 8 hadiah tersebut secara utuh.

... Jujur aja saya sendiri juga belum mampu ngasih hadiah ini secara utuh...


Wassalam....

Selengkapnya...

CiNta buaKan MISTER


Disini saya CoBa mengambil CoNToh dari pasangan yang sudah menikah. namun biasanya terjadi pada SEMUA ikatan.

Ada sebuah pertanyaan yang sangat lumrah terlontarkan dari pasangan yang sudah menikah, “Bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?”

Inilah jawabannya !

SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telepon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan.

Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Ngga perlu berbuat apapun. Makanya dikatakan “jatuh” cinta !
Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan “aku mabuk cinta”
Bayangkan ekspresi tersebut !
Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan.

Tapi?
Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar, perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan. Perlahan tapi pasti.. telepon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah nambahin penat yang ada…

Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Dan pada situasi inilah pertanyaan “Did I marry the right person ?” mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya..
Nah lho !
Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain.

Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas?

Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk, dan ukuran untuk pelampiasan ini. Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas.
Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya,
hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TVnya bosen ditonton, ataupun hal-
hal yang menyolok lainnya.

Tapi tau ngga ?!

Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya
ada didalam pernikahan itu sendiri.

Selingkuh ??

Ya mungkin itu jawabannya.

Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa selingkuh !!!! Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh, dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda).

Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah. Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang.

Itu adalah siklus…

Kunci sukses pernikahan bukanlah menemukan orang yang tepat, namun Bagaimana belajar mencintai orang yang anda temukan dan terus menerus

Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan, Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi ! Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya. Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari. Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik .

Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini.

Cinta bukanlah MISTERI

Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat.

Ini merupakan reaksi sebab akibat.

Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa “MEMBUAT” cinta, bukannya “JATUH”. Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION, dan bukan cuma PERASAAN ..!

Wassalam...
iswandi.chaniago@gmail.com

Selengkapnya...

KeCiL DaN BeSaR HaNYa aDa DaLaM PiKiRaN

Ahhh itu sih hal kecil ……… Adakah hal kecil itu ???
Sekuntum bunga Edelweis yang tumbuh di lereng gunung, mungkin hal kecil bagi penduduk sekitar. Namun Tidak bagi seorang pendaki gunung yang memetik dan memajang di mejanya sebagai cindera mata petualangan dan keberanian.

Wahhh itu hal besar ……. Adakah hal besar itu ???
Persoalan putus cinta mungkin hal terberat bagi seorang gadis yang membuatnya hilang kesadaran. Namun tidak bagi pasangan yang telah menempuh perjalanan hidup yang panjang berliku. JaDi seberapa besarkah hal kecil dan seberapa kecilkah
hal besar itu ?? Dimanakah letaknya alat ukur nilai besar dan kecil ??


Semuanya ada dalam alam pikiran kita, Besar, Kecil, Penting, Sepele sesuatu hal sebanding dengan seberapa besar dan kecilnya “ke-AKU-an” kita memandangnya. Apa yang ada dihadapan adalah mengalir, melintas apa adanya jika kita melihat secara apa adanya. Maka tidaklah perlu ada kecemasan, ketakutan, atau bahkan keinginan untuk sebuah kehormatan.


BeLaJaR DaRi KeSaLaHaN

Bila kita melakukan sesuatu, ada kemungkinan kita melakukan kesalahan. Bila kita membuat kesalahan, maka sesungguhnya itu adalah sebuah kesempatan untuk belajar sesuatu. Akui kesalahan tersebut, dan pelajari secara mendalam, lalu jawablah kesalahan tersebut. Dengan mengenal yang salah, maka sesungguhnya kita dibantu menemukan yang benar.

Orang yang berbakat sukses adalah orang yang mau belajar bahkan dari kesalahan sekalipun. Bila kita membuat kesalahan, hal yang terbaik adalah mengumpulkan kembali kepingan yang berserak dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi. Dari situlah kita bisa menemukan sebuah kebenaran.

KeSaLaHaN aDaLaH MeDia BeLaJaR

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan. Suatu saat, seorang pegawai membuat sebuah kesalahan yang menimbulkan kerugian besar bagi IBM. Sang pegawai dipanggil ke kantor Watson, pegawai itu kemudian berkata : “anda pasti menghendaki saya mengundurkan diri”. Tom Watson menjawab : “anda pasti bercanda, saya baru saja menghabiskan 10 juta dolar untuk mendidik anda, bagaimana bisa saya meminta anda mengundurkan diri”.

Orang yang berbuat salah kemudian menyadari dan memperbaikinya, jauh lebih baik daripada orang yang berbuat benar kemudian menyombongkan dirinya
(Nabi Suci Muhammad SAW)



Selengkapnya...

JiKa NaBi SuCi DaTaNG Ke RuMaHMu

Jika Nabi Muhammad datang ke rumahmu,
untuk meluangkan waktu sehari dua hari bersamamu,
tanpa khabar sebelumnya.
Apakah yang akan kamu lakukan untuknya ???


Apakah kamu akan sembunyikan buku duniamu ?
Lalu kamu keluarkan kitab Hadits dari rak bukumu dengan cepat
Atau kamu akan sembunyikan majalah majalahmu,
dan kamu hiasi mejamu dengan Al-Qur-an yang sudah berdebu
Akankah masih kamu saksikan film XXX di TV ?
Atau kamu cepat matikan sebelum Sang Nabi melihatnya
Maukah kamu ajak Sang Nabi mengunjungi tempat yang biasa kamu kunjungi ?
Atau dengan cepat kamu ganti rencanamu ?

Akankah kamu bahagia jika Nabi memperpanjang kunjungannya,
Atau malah tersiksa karena banyak yang harus kamu sembunyikan darinya ?
Jika Nabi ingin menyaksikan,
Akankah kamu tetap mengerjakan pekerjaan sehari hari yang biasa kamu lakukan ?
Akankah kamu berkata kata seperti yang sehari hari kamu katakan ?
Akankah kamu jalankan sewajarnya hidupmu seperti ketika Nabi tidak ada di rumahmu ?

Sangatlah menarik untuk tahu
Apakah yang akan kamu lakukan
Jika Sang Nabi Suci tiba tiba mengetuk pintu rumahmu

Setidak nya kamu bisa bayangkan,danpikirkan hal ini....!!!


Selengkapnya...

Selasa, 19 Mei 2009

DIAM ADALAH EMAS

Pernahkah anda mengetahui kapan saatnya anda berbicara ?
Itu adalah hal yang cukup mudah, akan tetapi mengetahui kapan anda harus diam adalah perkara lain. Bibir tidak hanya berfungsi untuk dibuka, bibir juga berfungsi untuk dikatupkan. Coba saja bayangkan, bagaimana bisa kita menyimak dengan baik, jika lidah kita senantiasa berkata kata. Karena itu, cobalah untuk diam demi kejernihan pandangan anda. Dengan demikian anda akan mampu menemukan kesadaran diri anda sendiri..


Tahukah anda, bahwa sekali mulut dibuka, maka akan meluncurlah kata kata yang mungkin sebagian besar tidak anda inginkan, karenanya tidaklah mengherankan jika banyak manusia tergelincir oleh sebuah perkataan yang tidak semestinya terlontarkan. Mungkin inilah yang dimaksudkan seorang bijak ketika mengatakan bahwa lidah bisa lebih tajam daripada mata pedang.

Tahukah anda, bahwa mutiara indah hanya akan tercipta, jika mulut sang kerang tertutup rapat, sekali mulutnya terbuka, maka pasir dan kotoran memenuhi cangkangnya.
Tahukah anda, kebijaksanaan kadang tertutup rapat pada diamnya orang orang bijak, untuk membukanya anda membutuhkan usaha sepenuh tenaga.

Diam memang bisa berarti emas, akan tetapi ingatlah, bahwa diamnya orang orang baik bisa menjadi dosa, ketika dengan kediamannya maka kerusakan semakin merajalela, pada saat itu anda sebagai orang baik sudah seharusnya membuka mulut anda dan tidak hanya diam !!!

PaDa TiTiK iNi DiaM BuKaNLaH eMaS
aKaN TeTaPi SeBuaH KePeNGeCuTaN

Selengkapnya...

MASA SULIT HANYALAH SEMENTARA

Masa sulit kadang datang tanpa bisa dihindari, kesusahan yang membuat resah, kepedihan yg menimbulkan rasa gelisah, bahkan sampai lahir sebentuk keluh kesah. Akan tetapi, pada saatnya, tiba juga kegembiraan, yang membuat hidup terasa nyaman, ringan dan terang. Tanpa disadari bibir kita basah oleh senyuman.

Sesungguhnya, kesedihan, kekecewaan, kegembiraan, keriangan, dan emosi emosi lainnya hanyalah sementara. Sebagaimana malam datang, sesaat kemudian disingkirkan siang. Semuanya datang silih berganti, tanpa dapat di nantikan.

Yang perlu dipahami adalah kesementaraan ini, kesementaraan menunjukkan bahwa emosi emosi tersebut bukanlah milik kita, ia hanyalah sebuah tawaran yang menuntun tindakan dan sikap kita. Ia bukanlah kita, saat gembira, pahamilah kegembiraan itu, saat sedih maka pahamilah kesedihan itu. Saat kita sepenuh kesadaran memahami emosi kita, maka saat itulah kita bersentuhan dengan jiwa tenang milik kita.

Bukankah kata bijak mengatakan : “anda tidak dapat mengendalikan tindakan orang lain terhadap diri anda, tetapi anda sepenuhnya bisa mengendalikan respon mental terhadap tindakan tersebut”



Selengkapnya...

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP