Rabu, 20 Mei 2009

KeCiL DaN BeSaR HaNYa aDa DaLaM PiKiRaN

Ahhh itu sih hal kecil ……… Adakah hal kecil itu ???
Sekuntum bunga Edelweis yang tumbuh di lereng gunung, mungkin hal kecil bagi penduduk sekitar. Namun Tidak bagi seorang pendaki gunung yang memetik dan memajang di mejanya sebagai cindera mata petualangan dan keberanian.

Wahhh itu hal besar ……. Adakah hal besar itu ???
Persoalan putus cinta mungkin hal terberat bagi seorang gadis yang membuatnya hilang kesadaran. Namun tidak bagi pasangan yang telah menempuh perjalanan hidup yang panjang berliku. JaDi seberapa besarkah hal kecil dan seberapa kecilkah
hal besar itu ?? Dimanakah letaknya alat ukur nilai besar dan kecil ??


Semuanya ada dalam alam pikiran kita, Besar, Kecil, Penting, Sepele sesuatu hal sebanding dengan seberapa besar dan kecilnya “ke-AKU-an” kita memandangnya. Apa yang ada dihadapan adalah mengalir, melintas apa adanya jika kita melihat secara apa adanya. Maka tidaklah perlu ada kecemasan, ketakutan, atau bahkan keinginan untuk sebuah kehormatan.


BeLaJaR DaRi KeSaLaHaN

Bila kita melakukan sesuatu, ada kemungkinan kita melakukan kesalahan. Bila kita membuat kesalahan, maka sesungguhnya itu adalah sebuah kesempatan untuk belajar sesuatu. Akui kesalahan tersebut, dan pelajari secara mendalam, lalu jawablah kesalahan tersebut. Dengan mengenal yang salah, maka sesungguhnya kita dibantu menemukan yang benar.

Orang yang berbakat sukses adalah orang yang mau belajar bahkan dari kesalahan sekalipun. Bila kita membuat kesalahan, hal yang terbaik adalah mengumpulkan kembali kepingan yang berserak dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi. Dari situlah kita bisa menemukan sebuah kebenaran.

KeSaLaHaN aDaLaH MeDia BeLaJaR

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan. Suatu saat, seorang pegawai membuat sebuah kesalahan yang menimbulkan kerugian besar bagi IBM. Sang pegawai dipanggil ke kantor Watson, pegawai itu kemudian berkata : “anda pasti menghendaki saya mengundurkan diri”. Tom Watson menjawab : “anda pasti bercanda, saya baru saja menghabiskan 10 juta dolar untuk mendidik anda, bagaimana bisa saya meminta anda mengundurkan diri”.

Orang yang berbuat salah kemudian menyadari dan memperbaikinya, jauh lebih baik daripada orang yang berbuat benar kemudian menyombongkan dirinya
(Nabi Suci Muhammad SAW)



0 komentar:

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP